Marisi Butarbutar - Berbagi Setulus Hati

Parable of the Pencil.....

Minggu, Januari 31, 2010

The Pencil Maker took the pencil aside, just before putting him into the box. There are 5 things you need to know, he told the pencil, before I send you out into the world. Always remember them and never forget, and you will become the best pencil you can be.

One: You will be able to do many great things, but only if you allow yourself to be held in Someone's hand.

Two: You will experience a painful sharpening from time to time, but you'll need it to become a better pencil.

Three: You will be able to correct mistakes you will make.

Four: The most important part of you will always be what's inside.

And Five: On every surface you are used on, you must leave your mark. No matter what the condition, you must continue to write.

The pencil understood and promised to remember, and went into the box with purpose in its heart.

Now replacing the place of the pencil with you; always remember them and never forget, and you will become the best person you can be.

One: You will be able to do many great things, but only if you allow yourself to be held in God's hand. And allow other human beings to access you for the many gifts you possess.

Two: You will experience a painful sharpening from time to time, by going through various problems, but you'll need it to become a stronger person.

Three: You will be able to correct mistakes you might make or grow through them.

Four: The most important part of you will always be what's on the inside.

And Five: On every surface you walk, you must leave your mark. No matter what the situation, you must continue to serve God in everything.

By understanding and remembering, let us proceed with our life on this earth having a meaningful purpose in our heart and a relationship with God daily...
READ MORE - Parable of the Pencil.....

Terjatuh dan Tak' Bisa Bangkit Lagi...........

Kita semua pernah terjatuh sesekali, bukan hanya secara fisik tapi juga secara emosional. Dan membangkitkan diri kita kembali, lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Kita tidak membutuhkan bakat khusus untuk menyerah atau berbaring di tengah jalan kehidupan dan berkata, "Aku berhenti!" Faktanya, jalan menuju keputusasaan dan kekecewaan yang kronis berawal dari sebuah hari yang normal yang berakhir dengan timbunan kekecewaan-kekecewaan kecil. Kekecewaan memunyai definisi "gagal untuk memenuhi atau memuaskan harapan dan keinginan", dengan kata lain, ketika kita menentukan diri kita untuk berharap akan sesuatu dan harapan itu tidak terpenuhi, kita menjadi kecewa. Kita merasa tertipu atau dikhianati.

Marilah kita hadapi kenyataan, tidak ada seorang pun dari antara kita yang akan pernah sampai ke tempat di mana kita tidak pernah lagi mengalami kekecewaan. Kita tidak bisa berharap untuk terlindung atau kebal dari setiap hal kecil. Kekecewaan adalah salah satu fakta dari kehidupan yang harus dihadapi oleh semua orang. Sering kali banyak orang membiarkan kekecewaan mereka terus menumpuk dan akhirnya menjadi terpuruk tanpa mengerti apa penyebabnya. Mereka kelihatannya tampak baik-baik saja, tapi sekarang mereka jatuh terbaring di jalan kehidupan tanpa tahu bagaimana terjadinya dan apa sebabnya. Banyak orang tidak menyadari bahwa masalah besar yang menghancurkan mereka ini dimulai sudah lama sebelumnya dengan beberapa kekecewaan kecil yang gagal mereka selesaikan.

Rasa sakit yang mendalam tidak datang begitu saja dari kekecewaan yang besar, seperti ketika kita gagal mendapatkan pekerjaan atau promosi yang kita inginkan. Rasa sakit emosional yang dalam bisa datang dari beberapa gangguan dan frustasi kecil. Itulah mengapa kita perlu tahu bagaimana caranya mengatasi kekecewaan kecil sehari-hari dan memunyai perspektif yang benar terhadap semua itu. Jika tidak, mereka dapat menjadi tidak terkendali dan meledak melebihi batasan.

Contohnya, bayangkan Anda memulai hari Anda dengan rencana dan jadwal di kepala Anda, dan Anda sudah cukup frustrasi dengan itu. Dalam perjalanan Anda ke kantor, jalanan yang macet membuat Anda terlambat. Lalu, ketika Anda akhirnya mulai bekerja, Anda mendengar seseorang di kantor menyebarkan gosip tentang Anda. Anda membuat kopi untuk menenangkan diri Anda, tapi kopinya tak sengaja tertumpah di baju Anda, yang hanya membuat masalahnya semakin rumit karena Anda akan menghadiri pertemuan (meeting) dengan atasan dan Anda tidak punya waktu untuk berganti pakaian!

Menghadapi hal-hal itu satu persatu secara terpisah memang terasa mengganggu, tapi ketika mereka semakin menumpuk, itu akan menjadi tak tertahankan. Lalu, dalam waktu yang hampir bersamaan, Anda mendapat laporan dari dokter tentang sesuatu hal yang tidak Anda harapkan. Dan di puncaknya, tunangan Anda menelpon, mengancam untuk membatalkan pernikahan Anda dengannya walaupun semua undangan telah dikirim! Bagaimana Anda akan menanggapinya? Apakah Anda akan tetap beriman, atau menemukan diri Anda penuh ketakutan dan sedang mengarah menuju kekecewaan dan keputusasaan? Semua kekecewaan dan frustasi kecil terhadap kemacetan, gosip di kantor, dan kopi yang tertumpah telah menjadi sebuah bencana. Dan ketika Anda menghadapi beberapa masalah serius seperti penyakit atau hubungan yang gagal, Anda menemukan diri Anda tidak siap untuk menghadapi semua itu. Jadi Anda terjatuh, menuju ketiadaan pengharapan dan keputusasaan.

Apa yang Anda lakukan saat kekecewaan datang? Saat kekecewaan memberatkan Anda seperti sebuah batu besar, Anda bisa membiarkannya menekan Anda sampai Anda merasa patah semangat, bahkan menjadi benar-benar menyerah, atau Anda bisa menggunakannya sebagai batu loncatan kepada hal-hal yang lebih baik. Belajarlah untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri. Anda bisa melakukannya! Hadapi kekecewaan dan cepatlah membuat penyesuaian yang dibutuhkan untuk menangani situasi itu. Tuhan memunyai hal-hal yang lebih baik untuk Anda, dan Dia akan menolong Anda. Dia mengatakan dalam Ibrani 13:5, "...Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."

Daripada berkonsentrasi pada semua masalah Anda dan menjadi putus asa, arahkan fokus Anda kepada Tuhan dan renungkan janji-janji-Nya kepada Anda. Anda mungkin telah terjatuh, tapi Anda tidak harus tetap tergeletak. Tuhan selalu siap, mau, dan mampu untuk mengangkat Anda kembali. Bangkitlah, walaupun itu berarti Anda membutuhkan waktu dan proses.
READ MORE - Terjatuh dan Tak' Bisa Bangkit Lagi...........

Belajar dari Kegagalan...(Pendiri Honda)

Minggu, Januari 17, 2010

OICHIRO HONDA (PENDIRI HONDA) : "Lihat Kegagalan Saya"
Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputikegagalan. Iasempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan darikuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi...
Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya.Pasti, mata Andaselalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupunmotor. Merkkendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehinggalayak dijuluki"raja jalanan".Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri "kerajaan"Honda - SoichiroHonda - diliputi kegagalan.
Ia juga tidak menyandanggelar insinyur,lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie,mantan Presiden RI.Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas,duduknya tidakpernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru."Nilaiku jelek di sekolah.
Tapi saya tidak bersedih,karena dunia sayadisekitar mesin, motor dan sepeda," tutur tokoh ini,yang meninggalpada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo,Tokyo, akibatmengindap lever.
Kecintaannya kepada mesin, mungkin 'warisan' dariayahnya yang membukabengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrikShizuko, JepangTengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel,ayahnya membericathut (kakak tua) untuk mencabut paku.
Ia juga seringbermain ditempat penggilingan padi melihat mesin diesel yangmenjadi motorpenggeraknya.Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapatberdiam diriberjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh10 mil, hanyaingin menyaksikan pesawat terbang.
Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketikausianya 12 tahun,Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal denganmodel rem kaki.Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawanotomotif. Ia sadarberasal dari keluarga miskin.
Apalagi fisiknya lemah,tidak tampan,sehingga membuatnya rendah diri.Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja HartShokai Company.Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat carakerjanya. Honda telitidan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yangmencurigakan, setiapoli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya.
Enamtahun bekerjadisitu, menambah wawasannya tentang permesinan.Akhirnya, pada usia 21tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabangdi Hamamatsu.Tawaran ini tidak ditampiknya.Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Iaselalu menerimareparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya puncepatmemperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali.K
arena itu, jamkerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otakjeniusnya tetapkreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat darikayu, hinggatidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untukmenggantikanruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa.Ruji-ruji logamnyalaku keras, dan diekspor ke seluruh dunia.
Di usia 30,Honda menandatangani patennya yang pertama.Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diridari bosnya,membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir,spesialis apa yangdipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan RingPiston, yangdihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938.
Sayang, karyanyaitu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidakmemenuhi standar. Ringbuatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Iaingat reaksiteman-temannya terhadap kegagalan itu.
Merekamenyesalkan dirinyakeluar dari bengkel.Kuliah-------Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius.Dua bulankemudian, kesehatannya pulih kembali.
Ia kembali memimpin bengkelnya.
Tapi, soal Ring Piston itu, belum juga ada solusinya.Demi mencarijawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannyatentang mesin.Siang hari, setelah pulang kuliah - pagi hari, ialangsung ke bengkel,mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelahdua tahunmenjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karenajarang mengikutikuliah."Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberimakan,melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentanghukum makanan danpengaruhnya," ujar Honda, yang gandrung balap mobil.Kepada Rektornya,ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah.Melainkanpengetahuan. Penjelasan ini justru dianggappenghinaan.
Berkat kerja kerasnya, desain Ring Piston-nyaditerima. Pihak Toyotamemberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikanpabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siapperang, tidakmemberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akalmengumpulkan modal darisekelompok orang untuk mendirikan pabrik.
Lagi-lagimusibahdatang.Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisakaleng bensol yangdibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagaibahan mendirikanpabrik.
Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkanpabriknya,sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pistonnya keToyota. Setelahitu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayangsemuanya gagal.Akhirnya, tahun 1947, setelah perang Jepang kekuranganbensin. Di sinikondisi ekonomi Jepang porak-poranda.
Sampai-sampaiHonda tidak dapatmenjual mobilnya untuk membeli makanan bagikeluarganya. Dalam keadaanterdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda.
Siapasangka, "sepedamotor" - cikal bakal lahirnya mobil Honda - itudiminati oleh paratetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehinggaHonda kehabisanstok. Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrikmotor. Sejak itu,kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. MotorHonda berikutmobinya, menjadi "raja" jalanan dunia, termasukIndonesia.
Bagi Honda, janganlah melihat keberhasilan dalammenggeluti industriotomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yangdialaminya. "Orangmelihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi,mereka tidak melihat99% kegagalan saya", tuturnya.
Ia memberikan petuahketika Andamengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi,mimpikanlah mimpi baru.....
Untuk Qt:
1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.
2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru,
3. khususkan waktu memperbaiki produksi.
4. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisikerja Anda senyaman mungkin.
5. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.
6. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.
Moga Bermanfaat dari Pengalaman ini untuk diri kita. Tetap Semangat dan jangan Putus Asa!! teruslah berinovasi Frend!!
READ MORE - Belajar dari Kegagalan...(Pendiri Honda)

Akses Cepat Jaringan Komputer Anda

Banyak dari kita yang terbiasa menggunakan fasilitas My Network Places untuk berjalan-jalan pada jaringan lokal (LAN / WLAN). Namun, sangat sering terjadi delay untuk memunculkan file di Windows. Delay ini biasanya sering terjadi karena Windows mesti melakukan pemeriksaan pada Scheduled Task pada Komputer tujuan ( target ) sebelum menampilkan daftar file yang ada di komputer target tersebut.
Kita bisa melakukan sedikit modifikasi untuk mengurangi delay ini dengan melakukan modifikasi terhadap registry.
Tau registry kan…??? Bagi yang belum tau, belajar dulu yaaa….. :DSilahkan ikuti langkah-langkah berikut untuk melakukan modifikasinya.
1. Klik Start dan pilih RUN. (kalau tidak ada tekan tombol Logo Windows dikeyboard dan tekan R).
2. Dan isikan dengan “regedit” tapi ga pake teh tanda kutip.
3.Cari sub keyHKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Remote Computer\NameSpace.
4. Hapus entri {D6277990-4C6A-IICF-8D87-00AA0060F5BF} karena entri itu merupakan milik saya Scheduled Task
5. Tutup regedit dengan cukup klik tanda silang di sudut kanan atas…
6. Udah…???7. Sekarang restart komputer anda.
READ MORE - Akses Cepat Jaringan Komputer Anda

Ayah YAng Hebat...

Ada satu kisah di kota Massachusett tentang seorang anak cacat dengan ayahnya yang satu team memberikan motivasi bagi dunia. Mereka adalah Dick Hoyt dan Rick Hoyt. Rick Hoyt terlahir dalam keadaan cacat fisik dari keluarga dick hoyt. Pada kelahiran Rick di tahun 1962, tali pusar melilit di lehernya dan memutus aliran oksigen ke otaknya. Dick dan istrinya, Judi, diberitahu bahwa tak ada harapan bagi perkembangan anak mereka. Namun mereka tetap membawa buah hatinya pulang dan berniat untuk membesarkannya seperti anak normal lainnya semampu mereka.
Tak ada satu sekolahpun yang mau menerimanya sebagai murid. Hanya karena ia lumpuh layuh dan tak dapat berbicara, hingga orang tuanya memutuskan untuk mengajar dan mendidik anaknya sendiri. Setiap pagi ayahnya, Dick Hoyt, selalu membawa anaknya bersepada keliling kota. Dan sore hari ia membawa anaknya berjalan dengan mendorong kusri roda. Pertolongan datang tatkala sebuah tim dari Universitas Tufts mendapati bukti empiris mengenai pengetahuan pemahaman Rick.
Lalu mereka menceritakan sebuah humor dan Rick tertawa.Suatu Ketika, ada beberapa Insinyur dari Universitas Tufts menyadari akan kondisi Rick, mereka berusaha untuk membantu RIck untuk berkomunikasi, di saat para Insinyur itu datang untung melihat kondisi Rick, mereka sangat kaget, karena Rick bercanda dengan mereka. lalu para Insinyur itu mengatakan bahwa "Rick tidak sepenuhnya Pecah melainkan Retak !" Dengan Biaya $ 5.000 para insinyur itu merancang komputer bagi Rick yang memunginkan RIck untuk berkomunikasi.
Hingga suatu saat mereka melihat suatu pertandingan triathlon mereka tertarik untuk mengikutinya. Lalu sang ayah bertanya pada anaknya, "Rick maukah kita memecahkan rekor untuk dunia ini' Tanya sang ayah kepada anaknya yag cacat. Rick hanya menggoyangkan badannya dengan gembira tanda setuju karena memang ia tidak bisa bicara dengan jelas. Triathlon yaitu semacam marathon dengan rupa-rupa olah raga seperti lari yang berjarak 26,2 mil, ditambah bersepeda sejauh 112 mil, serta berenang 2,4 mil. Belum lagi mereka harus mendaki gunung dan lain sebagainya. Total keseluruhannya sekitar 3,735 mil.
Sebelum pertandingan triathlon ini akan diselenggarakan, Dick harus belajar berenang, karena dia memang tidak bisa berenang sejak kecil. Dan ia mulai menaiki sepeda serta berlari dengan membawa anaknya di kursi roda. Dengan sepeda rakitan baru untuk membocengkan Rick di bagian depan sepeda dan sebuah perahu karet yang diikat di pinggang Dick untuk menarik Rick. Rick berkata kepada ayahnya apakah ia dapat mengikuti pertandingan itu. Dan tanpa ragu, sang ayahpun bersedia untuk mengikutinya. Jadilah mereka mengikuti pertandingan yang menghabiskan waktu sangat lama itu.
Sepanjang pertandingan, Dick terus mendorong dan menarik Rick. Dick berjuang dengan sekuat tenaga berenang menarik Rick yang terbaring di dalam perahu.Dick berlari mendorong kursi roda Rick tanpa lelah, Dick menggendong Rick memindahkannya dari satu tempat ke tempat lainnya, mereka berdua melewati lika-liku perjalanan yang sulit ditempuh dengan waktu yang sangat lama. Ketika pertandingan usai, dan Rick ditanya mengenai perasaannya saat menjalani pertandingan bersama ayahnya, Rickpun menjawab,”aku merasa seperti aku tidak cacat, dan aku ingin sekali membiarkan ayah yang duduk di kursi roda ini dan aku yang berlari mendorong dan menariknya.” pernyataan Rick melalui komputer interaktifnya."Rick adalah inspirasi saya dan memotivasi saya, dengan caranya mencintai olah raga dan kompetisi," ucap dick. "Ayah adalah salah satu dari panutan saya. Setelah ia berniat melakukan sesuatu, ia akan melakukannya, apapun itu, sesulit apapun itu, sampai selesai.
Misalnya saja saat kami memutuskan untuk mengikuti triathlon, ia berlatih keras, hingga 5 jam perhari, lima kali seminggu, bahkan pada saat ia sedang bekerja." balas rick.Kisah ini membuktikan kepada kita bahwa ada sebuah pengorbanan yang rela diberikan seorang ayah terhadap anaknya yang sangat terbatas.
Ada seorang ayah yang punya cinta kasih yang begitu besar menerima sang anak dengan ketidaksempurnaan tubuh.
Ada seorang ayah yang selalu mau berlari, berenang, mendaki, mendorong dan menarik tubuh sang anak untuk bersama melewati sebuah pertandingan dengan medan yang sangat berat dengan jarak dan waktu yang sangat lama.
Ada seorang ayah yang menyatakan ia bersedia untuk bertanding bersama sang anak sekalipun ia tahu anaknya tidak dapat berbuat banyak. Ada seorang ayah yang tahu bahwa sang anakpun dapat bertahan dalam pertandingan itu, bahwa sang anak kuat untuk bertanding karena ada ayah disisinya yang dengan setia selalu bersamanya.
READ MORE - Ayah YAng Hebat...

KamusQ

MagMyPic


Create Fake Magazine Covers with your own picture at MagMyPic.com


He...he...he.....

pYzam Page Pets
Page Pets & MySpace Layouts